Rabu, 08 Februari 2012

Redirect Download Yang Unik

      Akhirnya setelah sekian lama jarang update blog, sekarang saya coba iseng - iseng bikin postingan baru. Berhubung minggu kemarin saya dapat tugas mata kuliah IMK (Interaksi Manusia dan Komputer) . Jika masih bingung IMK (Interaksi Manusia dan Komputer) itu seperti , langsung saja deh tanya sama om wiki di link ini
   Nah sekarang langsung saja pada tugas nya yaah. Kali ini saya akan langsung bahas mengenai kesalahan interface atau tampilan antar muka dari website gudanglagu.com . Nah cerita waktu itu saya lagi iseng - iseng coba download lagu, memang sih pada akhirnya  saya berhasil juga download lagunya, cuma ada sedikit yang membuat saya bingung. Ketika saya klik download untuk mendownload salah satu lagu yang ada di gudanglagu.com muncul tampilan loading yang terus menerus disertai dengan kata - kata "Preparing file to download", jika tampilan loading hanya sebentar saja dan akan hilang ketika opsi download sudah tampil itu cukup wajar - wajar saja akan tetapi ketika opsi downloadnya sudah ada mengapa buffering image loadnya masih ada dengan kata - kata "Preparing file to download" masih ada yah? padahal download lagunya saja sudah selesai. Menurut saya sih seharusnya ketika opsi download sudah ada load buffer image seharusnya hilang dan diganti dengan kata - kata "Thanks for Downloading".
 Mungkin begitu saja saran dari saya untuk tampilan redirect downloadnya buat gudanglagu.com dan mohon maaf jika tulisannya masih berantakan, maklum saya sedang belajar menulis juga..he.he
Selengkapnya...

Sabtu, 20 Februari 2010

Belajar Tentang Kasih Sayang dari Hewan Kecil



Ini sebuah kisah nyata yang terjadi di Jepang. Ketika sedang merenovasi sebuah rumah, seseorang mencoba merontokan tembok.

Rumah di Jepang biasanya memiliki ruang kosong diantara tembok yang terbuat dari kayu. Ketika tembok mulai rontok, dia menemukan seekor kadal terperangkap diantara ruang kosong itu karena kakinya melekat pada sebuah paku. Dia merasa kasihan sekaligus penasaran. Lalu ketika dia mengecek paku itu, ternyata paku tersebut telah ada disitu 10 tahun lalu ketika rumah itu pertama kali dibangun.

Apa yang terjadi? Bagaimana kadal itu dapat bertahan dengan kondisi terperangkap selama 10 tahun?

Dalam keadaan gelap selama 10 tahun, tanpa bergerak sedikitpun, itu adalah sesuatu yang mustahil dan tidak masuk akal. Orang itu lalu berpikir, bagaimana kadal itu dapat bertahan hidup selama 10 tahun tanpa berpindah dari tempatnya sejak kakinya melekat pada paku itu!

Orang itu lalu menghentikan pekerjaannya dan memperhatikan kadal itu, apa yang dilakukan dan apa yang dimakannya hingga dapat bertahan. kemudian, tidak tahu darimana datangnya, seekor kadal lain muncul dengan makanan di mulutnya …. astaga!!

Orang itu merasa terharu melihat hal itu. Ternyata ada seekor kadal lain yang selalu memperhatikan kadal yang terperangkap itu selama 10 tahun. Sungguh ini sebuah cinta…cinta yang indah. Cinta dapat terjadi bahkan pada hewan yang kecil seperti dua ekor kadal itu. apa yang dapat dilakukan oleh cinta? tentu saja sebuah keajaiban. Bayangkan, kadal itu tidak pernah menyerah dan tidak pernah berhenti memperhatikan pasangannya selama 10 tahun. bayangkan bagaimana hewan yang kecil itu dapat memiliki karunia yang begitu menganggumkan.

Saya tersentuh ketika mendengar cerita ini. Lalu saya mulai berpikir tentang hubungan yang terjalin antara keluarga, teman, saudara lelaki, saudara perempuan…..Berusahalah semampumu untuk tetap
dekat dengan orang-orang yang kita kasihi.

Jangan Pernah Mengabaikan Orang Yang Anda Kasihi!

Selengkapnya...

Jumat, 19 Februari 2010

Ciri-ciri wanita solehah

 

Tidak banyak syarat yang dikenakan oleh Islam untuk seseorang wanita untuk menerima

gelar solehah, dan seterusnya menerima pahala syurga yang penuh kenikmatan dari

Allah s.w.t.



Mereka hanya perlu memenuhi 2 syarat saja yaitu:

1. Taat kepada Allah dan RasulNya

2. Taat kepada suami



Perincian dari dua syarat di atas adalah sebagai berikut:



1. Taat kepada Allah dan RasulNya



Bagaimana yang dikatakan taat kepada Allah s.w.t. ?

- Mencintai Allah s.w.t. dan Rasulullah s.a.w. melebihi dari segala-galanya.

- Wajib menutup aurat

- Tidak berhias dan berperangai seperti wanita jahiliah

- Tidak bermusafir atau bersama dengan lelaki dewasa kecuali ada bersamanya

- Sering membantu lelaki dalam perkara kebenaran, kebajikan dan taqwa

- Berbuat baik kepada ibu & bapa

- Sentiasa bersedekah baik dalam keadaan susah ataupun senang

- Tidak berkhalwat dengan lelaki dewasa

- Bersikap baik terhadap tetangga



2. Taat kepada suami

- Memelihara kewajipan terhadap suami

- Sentiasa menyenangkan suami

- Menjaga kehormatan diri dan harta suaminya selama suami tiada di rumah.

- Tidak cemberut di hadapan suami.

- Tidak menolak ajakan suami untuk tidur

- Tidak keluar tanpa izin suami.

- Tidak meninggikan suara melebihi suara suami

- Tidak membantah suaminya dalam kebenaran

- Tidak menerima tamu yang dibenci suaminya.

- Sentiasa memelihara diri, kebersihan fisik & kecantikannya serta rumah tangga







FAKTOR YANG MERENDAHKAN MARTABAT WANITA

---------------------------------------



Sebenarnya puncak rendahnya martabat wanita adalah datang dari faktor dalam.

Bukanlah faktor luar atau yang berbentuk material sebagaimana yang

digembar-gemborkan oleh para pejuang hak-hak palsu wanita.



Faktor-faktor tersebut ialah:


1) Lupa mengingat Allah



Kerana terlalu sibuk dengan tugas dan kegiatan luar atau memelihara anak-anak,

maka tidak heran jika banyak wanita yang tidak menyadari bahwa dirinya telah

lalai dari mengingat Allah. Dan saat kelalaian ini pada hakikatnya merupakan

saat yang paling berbahaya bagi diri mereka, di mana syetan akan mengarahkan

hawa nafsu agar memainkan peranannya.



Firman Allah s.w.t. di dalam surah al-Jathiah, ayat 23: artinya:



" Maka sudahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai

Tuhannya dan Allah membiarkannya sesat berdasarkan ilmunya. Dan Allah telah

mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas

penglihatannya."



Sabda Rasulullah s.a.w.: artinya:

"Tidak sempurna iman seseorang dari kamu, sehingga dia merasa cenderung kepada

apa yang telah aku sampaikan." (Riwayat Tarmizi)



Mengingati Allah s.w.t. bukan saja dengan berzikir, tetapi termasuklah

menghadiri majlis-majlis ilmu.



2) Mudah tertipu dengan keindahan dunia



Keindahan dunia dan kemewahannya memang banyak menjebak wanita ke perangkapnya.

Bukan itu saja, malahan syetan dengan mudah memperalatkannya untuk menarik kaum

lelaki agar sama-sama bergelimang dengan dosa dan noda.

Tidak sedikit yang sanggup durhaka kepada Allah s.w.t. hanya kerana kenikmatan

dunia yang terlalu sedikit.



Firman Allah s.w.t. di dalam surah al-An'am: artinya:



" Dan tidaklah penghidupan dunia ini melainkan permainan dan kelalaian dan

sesungguhnya negeri akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa, oleh

karena itu tidakkah kamu berfikir."



3) Mudah terpedaya dengan syahwat

4) Lemah iman

5) Bersikap suka menunjuk-nunjuk.



Ad-dunya mata' , khoirul mata' al mar'atus sholich

Dunia adalah perhiasan, perhiasan dunia yang baik adalah Wanita sholihah.

Selengkapnya...

Kamis, 18 Februari 2010

Bukti Cinta Sejati

Ada sorang lelaki buta. Semua orang membenci dia, kecuali kekasihnya. Lelaki itu selalu berkata, “Saya akan menikahimu di saat saya bisa melihat.” Suatu hari, ada orang mendonorkan mata kepada lelaki itu. Akhirnya  lelaki itu dapat melihat. Dengan segera, dia pergi menemui kekasihnya. Tetapi,  dia melihat kekasihnya, dia merasa sungguh terkejut karena kekasihnya juga buta.
Kekasihnya bertanya, “Sudikah kamu menikah dengan saya sekarang?” kemudian lelaki itu menolak. Kekasihnya tersenyum dan berlalu pergi sambil berkata. “Tolong jaga mata saya baik-baik…”


Selengkapnya...

Rabu, 17 Februari 2010

Keajaiban Sholat

 


Shalat itu menyehatkan


ternyata, gerakan shalat itu menyehatkan tubuh loh!
Begini ceritanya....
Sholat Tahajjud ternyata tak hanya membuat seseorang yang melakukannya mendapatkan tempat (maqam) terpuji di sisi Allah SWT (Qs Al-Isra: 79) tapi juga sangat penting bagi dunia kedokteran. Menurut hasil penelitian Mohammad Sholeh, dosen IAIN Surabaya, salah satu shalat sunah itu bisa membebaskan seseorang dari serangan infeksi dan penyakit kanker.

Tidak percaya? “Cobalah Anda rajin-rajin sholat tahajjud. Jika anda melakukannya secara rutin, benar, khusuk, dan ikhlas, niscaya Anda terbebas dari infeksi dan kanker,” ucap Sholeh. Ayah dua anak itu bukan ‘tukang obat’ jalanan. Dia melontarkan pernyataanya itu dalam desertasinya yang berjudul Pengaruh Sholat Tahajjud Terhadap Peningkatan Perubahan Response Ketahanan Tubuh Imonologik: Suatu Pendekatan Psiko-neuroimunologi. Dengan desertasi itu, Sholeh berhasil meraih gelar doktor dalam bidang ilmu kedokteran pada Program Pasca Sarjana Universitas Surabaya, yang dipertahankannya Selasa pekan lalu.

Selama ini, menurut Sholeh, tahajjud dinilai hanya merupakan ibadah sholat tambahan atau sholat sunah. Padahal jika dilakukan secara kontinyu, tepat gerakannya, khusuk dan ikhlas, secara medis sholat itu menumbuhkan respons ketahannan tubuh (imonologi) khususnya pada imonoglobin M, G, A dan limfosit-nya yang berupa persepsi dan motivasi positif, serta dapat mengefektifkan kemampuan individu untuk menanggulangi masalah yang dihadapi (coping).

Sholat tahajjud yang dimaksudkan Sholeh bukan sekedar menggugurkan status sholat yang mu’akkadah (sunah mendekati wajib). Ia menitikberatkan pada sisi rutinitas sholat, ketepatan gerakan, kekhusukan, dan keikhlasan. Selama ini, kata dia, ulama melihat masalah ikhlas ini sebagai persoalan mental psikis. Namun sebetulnya soal ini dapat dibuktikan dengan teknologi kedokteran. Ikhlas yang selama ini dipandang sebagai misteri, dapat dibuktikan secara kuantitatif melalui sekresi hormon kortisol.

Parameternya, lanjut Sholeh, bisa diukur dengan kondisi tubuh. Pada kondisi normal, jumlah hormon kortisol pada pagi hari normalnya antara 38-690 nmol/liter. Sedang pada malam hari-atau setelah pukul 24:00 normalnya antara 69-345 nmol/liter. Kalau jumlah hormon kortisolnya normal, bisa diindikasikan orang itu tidak ikhlas karena tertekan. Begitu sebaliknya. Ujarnya seraya menegaskan temuannya ini yang membantah paradigma lama yang menganggap ajaran agama (Islam) semata-mata dogma atau doktrin.

Sholeh mendasarkan temuannya itu melalui satu penelitian terhadap 41 responden siswa SMU Luqman Hakim Pondok Pesantren Hidayatullah, Surabaya. Dari 41 siswa itu, hanya 23 yang sanggup bertahan menjalankan sholat tahajjud selama sebulan penuh. Setelah diuji lagi, tinggal 19 siswa yang bertahan sholat tahjjud selama dua bulan. Sholat dimulai pukul 02-00-3:30 sebanyak 11 rakaat, masing masing dua rakaat empat kali salam plus tiga rakaat. Selanjutnya, hormon kortisol mereka diukur di tiga laboratorium di Surabaya (Paramita, Prodia dan Klinika). Hasilnya, ditemukan bahwa kondisi tubuh seseorang yang rajin bertahajjud secara ikhlas berbeda jauh dengan orang yang tidak melakukan tahajjud. Mereka yang rajin dan ikhlas bertahajud memiliki ketahanan tubuh dan kemampuan individual untuk menaggulangi masalah-masalah yang dihadapi dengan stabil. Jadi sholat tahajjud selain bernilai ibadah, juga sekaligus sarat dengan muatan psikologis yang dapat mempengaruhi kontrol kognisi. Dengan cara memperbaiki persepsi dan motivasi positif dan coping yang efectif, emosi yang positif dapat menghindarkan seseorang dari stress.

Nah, menurut Sholeh, orang stress itu biasanya rentan sekali terhadap penyakit kanker dan infeksi. Dengan sholat tahajjud yang dilakukan secara rutin dan disertai perasaan ikhlas serta tidak terpaksa, seseorang akan memiliki respons imun yang baik, yang kemungkinan besar akan terhindar dari penyakit infeksi dan kanker. Dan, berdasarkan hitungan teknik medis menunjukkan, sholat tahajjud yang dilakukan seperti itu membuat orang mempunyai ketahanan tubuh yang baik.

Sebuah bukti bahwa, keterbatasan otak manusia tidak mampu mengetahui semua rahasia atas rahmat, nikmat, anugrah yang diberikan oleh Allah SWT kepadanya.

Haruskah kita menunggu untuk bisa masuk di akal kita? Seorang doktor di Amerika telah memeluk Islam karena beberapa keajaiban yang ditemuinya di dalam penyelidikannya. Ia amat kagum dengan penemuan tersebut sehingga tidak dapat diterima oleh akal fikiran. Dia adalah seorang doktor Neurologi. Setelah memeluk Islam dia amat yakin pengobatan secara Islam dan oleh sebab itu ia telah membuka sebuah klinik yang bernama “Pengobatan Melalui Al Qur’an” Kajian pengobatan melalui Al-Quran menggunakan obat-obatan yang digunakan seperti yang terdapat di dalam Al-Quran. Di antara berpuasa, madu, biji hitam (Jadam) dan sebagainya.

Ketika ditanya bagaimana dia tertarik untuk memeluk Islam, maka Doktor tersebut memberitahu bahwa sewaktu kajian saraf yang dilakukan, terdapat beberapa urat saraf di dalam otak manusia ini tidak dimasuki oleh darah.

Padahal setiap inchi otak manusia memerlukan darah yang cukup untuk berfungsi secara lebih normal. Setelah membuat kajian yang memakan waktu akhirnya dia menemukan bahwa darah tidak akan memasuki urat saraf di dalam otak tersebut melainkan ketika seseorang tersebut bersembahyang yaitu ketika sujud. Urat tersebut memerlukan darah untuk beberapa saat tertentu saja. Ini artinya darah akan memasuki bagian urat tersebut mengikut kadar sembahyang 5 waktu yang diwajibkan oleh Islam.

Begitulah keagungan ciptaan Allah. Jadi barang siapa yang tidak menunaikan sembahyang maka otak tidak dapat menerima darah yang secukupnya untuk berfungsi secara normal. Oleh karena itu, kejadian manusia ini sebenarnya adalah untuk menganut agama Islam “sepenuhnya” karena sifat fitrah kejadiannya memang telah dikaitkan oleh Allah dengan agamanya yang indah ini.

Selengkapnya...